“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. 16 Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak dapat melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. 19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melilhat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup. 20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
(YOHANES 14:15-20)
Jika seseorang sudah menerima baptis air yaitu janji keselamatan dan kebenaran bahwa Yesus Kristus adalah Juru selamat pribadinya, membuat pengakuan pertobatan dan lahir baru sebagai murid Yesus, sesungguhnya ia telah menerima sesuatu yang sungguh-sungguh baru. Dalam kitab-kitab dalam perjanjian lama, Roh Kudus hanya ada pada para nabi dan orang-orang khusus.Tetapi dalam perjanjian baru yaitu sejak Yesus Kristus bangkit pada hari yang ketiga, setiap orang percaya bahwa Yesus adalah Hakim dan Juru selamat manusia memiliki sesuatu yang baru yaitu kehadiran Roh Kudus dalam hidupnya.
Banyak kasus setelah seseorang melakukan janji pertobatan (Baptis), kembali jatuh dalam dosa dan kehidupan lamanya. Semua itu terjadi pada umumnya karena dalam hari-hari setelah mereka menerima Yesus sebagai Juru Selamat pribadinya, mereka tidak hidup sesuai dengan cara hidup yang sudah diajarkan oleh Yesus Kristus sebagai guru.
Tidak bisa dipungkiri bahwa orang-orang yang telah "lahir baru" mereka tetap harus hidup dalam lingkungan, teman-teman bahkan dirumah yang lamanya. Secara ilmiah telah dibuktikan bahwa lingkungan dan orang-orang terdekat dapat membentuk sifat seseorang.
Tidak adanya kehadiran Roh Kudus dalam hidup merekalah yang umumnya membuat orang-orang tersebut dapat kembali jatuh kedalam kebiasaan buruk dan dosa lamanya.
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. 16 Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak dapat melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
Dalam (Matius 3:7-11) Yohanes mengatakan "Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api."
Jadi jika kita cermati, maka sangat jelas bahwa setiap orang yang telah menerima pertobatan (baptis air) maka dalam menjalani kehidupan barunya harus juga menerima baptisan Roh Kudus. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah bahwa baptisan roh kudus kali ini tidak lagi diwakili orang pendeta atau pastor, tetapi Roh Kudus akan diberikan secara langsung oleh Yesus Kristus kepada orang yang bersangkutan.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (YOHANES 14:25-26)
Roh Kudus yaitu Penghibur, Dialah yang akan secara langsung mengajarkan secara pribadi kepada kita segala sesuatu, mengingatkan semua yang telah dikatakan oleh Yesus di dalam seperti yang tertulis dalam Kitab Injil yang ditulis oleh para rasulnya. Bahkan Roh Kudus akan secara langsung mengajarkan kepada kita bagaimana menghadapi segala situasi yang terjadi di dalam hidup kita.
Bagaimana Roh Kudus bisa hadir dalam kehidupan kita.? BERDOA secara khusus dan mengundang-Nya secara pribadi itulah caranya. Lepaskanlah semua Logika anda, dan datanglah ke hadapan Yesus Kristus dalam bentuk manusia rohani.
Saya sengaja tidak akan menuliskannya lebih jauh lagi, semata-mata karena saya sangat berharap bahwa bagi para pembaca dapat mengalami sendiri pengalaman spiritual ini secara langsung dan sehingga ke depannya anda dapat menyatakan kepada orang-orang lain secara utuh bagaimana pengalaman anda ini.
Saya sengaja tidak akan menuliskannya lebih jauh lagi, semata-mata karena saya sangat berharap bahwa bagi para pembaca dapat mengalami sendiri pengalaman spiritual ini secara langsung dan sehingga ke depannya anda dapat menyatakan kepada orang-orang lain secara utuh bagaimana pengalaman anda ini.
Jika anda memiliki komentar ataupun kesaksian, silahkan tuliskan dalam kolom komentar, saya akan dengan senang hati untuk berkomunikasi dengan anda.
Shalom, Tuhan Yesus memberkati Anda.
No comments:
Post a Comment